Science dan Tauhidik, Sinyal Alquran menjawab keraguan Ilmu Pengetahuan Alam dan Fisika

SCIENCE dan TAUHIDIK
Iptek (=ilmu pengetahuan dan teknologi) sebenarnya membawa kepada Tauhid
dalam bimbingan Alquran

Oleh : H. Mas’oed Abidin

Salah satu yang dari hal-hal yang menakjubkan dalam Alquran adalah dalam hal kecocokannya dengan science.

Alquran yang diturunkan pada abad ke-7 kepada Muhammad (s.a.w.) mengandung fakta-fakta ilmiah yang tak terbayangkan di mana, kadang-kala ilmu pengetahuan yang telah disinyalkan oleh Alquran itu, baru ditemukan di abad ini.

Maka tidak jarang, para ilmuwan terkesima.
Bahkan seringkali tak dapat berkata-kata ketika kepada mereka ditunjukkan bagaimana terperinci dan akuratnya beberapa ayat dalam Quran terhadap ilmu pengetahuan modern.

Dalam dua salinan Alquran yang terdapat dalam sebuah museum di Turki dan Rusia, ternyata masing-masingnya telah berumur sekitar 1400 tahun (empat berlas abad).

Masing-masing salinan Alquran itu sama-sama persis dengan yang ada dewasa ini.
Maka tidak dapat di bantak bahwa Alquran adalah sebuah kitab suci yang amat otentik, teruji, dan tidak ditemui pada satu dokumen-dokumen kitab suci yang lainnya.

Ketika kita membaca keterangan ini, sesungguhnya ingatlah selalu bahwa Alquran itu telah diturunkan lebih dari 1400 tahun yang lalu, kepada seorang yang amat dipercaya, bersih dan bergelar al Amin, yakni Muhammad SAW.

Pikirkanlah secara runtut dan mendalam, bahwa di dalam Alquran itu, didapati perkhabaran yang amat jelas mengenai gagasan-gagasan umum saat itu, dan tentang keadaan yang terjadi sepanjang masak, dalam konsep dan kontekstual kehidupan manusia.
Sebaiknya dicatat betapa terperincinya ayat-ayatnya.

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru (ufuk) dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa sesungguhnya (Alquran) itu adalah benar. Dan apakah Tiadakah tidak cukup untukmu, bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?”[QS.41,Fushshilat : 53]

Melalui mitos-mitos sejarah dan takhyul-takhyul yang menyebar begitu luas di bawah bendera agama sejak lama, sebelum Alquran diwahyukan kepada Muhammad SAW, maka telah terjadi sesungguhnya sifat dari Tuhan telah dilumuri dan terdistorsi.

Begitu banyaknya sehingga dalam agama apapun dianggap sebagai suatu kebodohan yang kekanak-kanakan oleh para raksasa intelek modern, jika seorang berpendapat bahwa ilmu atau science yang sebenarnya adalah wahyu Tuhan, atau keterangan dalam kitab suci.

Dalam mengahadapi kondisi semacam itu, Alquran menjawab tantangan itu.

Tidak ada buku lain selain Alquran yang menyatakan dirinya atau dibuktikan secara nyata sebagai buku atau dokumen yang bebas error dan kontradisksi seperti Kitab Alquran ini.

Kitab yang otentik berdasarkan pengetahuan dan pengujian dalam dunia dewasa ini.
Keadaan ini, telah memberikan tantangan kepada para ahli yang menganalisa sejarah pengetahuan modern berdasarkan fakta-fakta ilmiah tentang keotentikan fakta-fakta yang ada di dalamnya.

Science (ilmu pengetahuan manusia yang diteliti dan diungkap kebenarannya oleh manusia) dan Islam (yang sebenarnya hanya sebagian kecil saja dari Ilmu Tuhan yang direpresentasikan di dalam Alquran), layaknya dua saudara kembar.

Hubungan erat antara science (astronomi, fisika, biologi, matematika, dan segudang ilmu pengetahuan lainnya yang dikenal manusia di zaman sekarang ini.) dan Islam telah memberikan peran yang besar dalam kehidupan manusia secara langsung maupun tidak, kedua-duanya telah menjadikan keyakinan manusia bertambah kuat dalam memahami kebesaran dan kekuasaan Allah SWT Yang Maha Esa lagi Maha Kuasa dan Maha Berilmu.

Science adalah salah satu bagian yang paling menakjubkan dari berbagai segi keajaiban Quran.
Kita selalu kekurangan waktu untuk membedahnya.
Sangat menakjubkan lagi setelah kita mengetahui sejarah turunnya, bahwa Alquran ini telah diturunkan lebih dari 1400 tahun yang lalu….. Allahu Akbar !!!.

Ilmu Allah SWT yang diturunkan kepada manusia ini memang untuk dibedah, dikaji untuk dijadikan petunjuk dan diambil manfaatnya bagi semesta alam.
Sebaliknya, data ilmiah tertentu yang dikuasai manusia dari hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, juga merupakan sarana untuk memahami ayat-ayat Allah SWT secara lebih baik dab lebih sempurna lagi.

“Bukanlah kepercayaan dalam Islam yang pertama kali menuntun langkah-langkahku, melainkan penelitian sederhana untuk kebenaran.
Apa yang membawaku pada keyakinan ini adalah fakta yang tak akan pernah terpikirkan untuk seorang manusia dari masa Muhammad menjadi seorang penulis dari pernyataan-pernyataan sebagaimana pengetahuan yang kenal saat ini pada waktu-waktu tersebut.”
kata ungkapan nurani Dr.Maurice Bucaille, seorang ilmuan medis terkemuka dari French Academy of Medicine, yang kemudian menulis buku berjudul “Injil, Quran dan Science.”

Allah SWT, Maha Pencipta dengan Cinta dan Kasih-Nya telah melimpah untuk umat manusia bimbingan hidayah dan ma’unahNYA, sehingga dengan bimbingan itu, manusia tidak ditinggalkan di dalam kegelapan untuk menemukan jalan yang lurus. Manusia dengan wahyuNYA yang adalah sebagian dari ilmu Allah SWT Yang Maha Luas itu, telah membawa manuysia menempuh jalan yang lurus, tanpa harus ragu dan dengan cara mencoba-coba. Tidak. Tidak sama sekali.

Sebagian ilmu Allah SWT yang diberikan melalui Alquran dan kemudian digabung dengan kemampuan intelektual manusia, maka sebenarnya Allah SWT telah memberikan petunjuk-Nya untuk mencapai Kebenaran dan berbagai pengetahuan.

Dari awal mula umat manusia diciptakan, maka Sang Pencipta, Allah Khaliq al ‘Alam telah mengirimkan nabi-nabi untuk menyampaikan Wahyu-Nya dan mengajak manusia ke jalan Kedamaian dan Kepatuhan yang benar-benar menuju kepada Tuhan semata-mata.

Melalui nabi-nabi yang berbeda dalam generasi ke generasi, namun tetap untuk tujuan yang sama, menuju Allah Yang Esa, Allahu Ahad, menjangkau redha NYA semata. Inilah ISLAM.

Namun, malangnya manausia, karena sebagian atau bahkan seluruh pesan-pesan yang terdahulu dari Tuhan itu, telah terdistorsi oleh orang-orang dari generasi ke generasi berikutnya, dikaburkan dan dirusak dengan mitos, takhyul, kemusyrikan dan ideologi yang tidak rasional.

Ketika umat manusia tenggelam dalam kegelapan, Tuhan mengirimkan nabi terakhir-Nya, Nabi Muhammad Shallalhu ‘alaihi wa Sallam untuk menyampaikan wahyu terakhir yang merupakan sumber referensi yang sempurna sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.

Alquran adalah kata-kata Allah (kalimat haq) yang diwahyukan untuk pedoman bagi seluruh manusia.
Alquran adalah sumber bagi Pengajaran-pengajaran dan Hukum-hukum dalam Islam.
Alquran itu, isinya meliputi dasar-dasar keimanan, sejarah manusia, peribadahan, pengetahuan, kebijaksanaan, hubungan Tuhan dengan manusia, dan hubungan antara manusia dalam semua aspek kehidupan.
Alquran berisi pengajaran-pengajaran yang komprehensif dalam hal membangun sistem yang bagus dan keadilan sosial, ekonomi, politik, pemerintahan.
Alquran lengkap berisikan yurisprudensi, hukum dan hubungan internasional.
Semua hal penting bertalian dengan hidup dan matinya manusia, tentang alam kini, kemarin dan yang akan datang, tentang kebahagiaan, arti, hakikat dan makrifatnya, tentang hidup dan kehidupan, tentang dunia, yang nyata dan tersembunyi (ghaib), semuanya itulah hal paling lengkap yang merupakan isi-isi yang penting dari Alquran.

QURAN MENGENAI ALAM SEMESTA

“Sesungguhnya pada langit dan bumi terdapat tanda-tanda…”[QS.45,Al Jaatsiyah : 3]

(1). “Ilmu pengetahuan kosmologi modern, secara observasi maupun teori, menunjukkan dengan jelas bahwa, pada suatu ketika dalam waktu, keseluruhan alam semesta adalah tak sesuatupun melainkan sebuah AWAN BERUPA ASAP” (yaitu Sebuah komposisi padatan tinggi yang gelap dan gas yang panas)

Dijelaskan oleh Alquran, “Lalu kemudian, Dia mengarah kepada langit, ketika langit itu berupa asap…”[QS.41,Fusshilat :11]

Bukankah orang-orang yang kafir mengetahui bahwa sesungguhnya langit dan bumi dahulunya keduanya berpadu, lalu Kami pisahkan mereka. Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup dari air…[QS.21, Al Anbiya’:30]

(2). “Air merupakan unsur utama dari benda hidup.
Dari 50 hingga 90 persen dari berat organisme hidup adalah air.”
“Kami membangun langit itu dengan tangan-tangan kami, dan Kami meluaskannya.”[QS.51, Adz-Dzariyaat:47]

(3). “Pengetahuan kami mengenai ekspansi alam semesta.”

“Dan Dialah yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan,
masing-masing BERENANG pada GARIS EDAR-nya.”
[QS.21, Al Anbiya’:33]

“Dia telah menciptakan langit dan bumi dengan benar (proporsinya): Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam: dan menundukkan matahari dan bulan (kepada hukum-Nya), semuanya beredar (berjalan) mengikuti waktu yang telah ditentukan…..Ingatlah bahwa DIA yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” [QS.39, Az Zumar:5]

“…Dia menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi mereka yang berpikir !”[QS.13, Ar Ra’du:3]

Beberapa referensi iptek yang dengan jelas diungkapkan Alquran, antara lainnya ;

“Maka apabila langit terbelah, maka dia menjadi mawar merah seperti minyak (berkilauan).”[QS.55, Ar-Rahman:37]

Lihatlah dan renungkan dalam-dalam sinyal Alquran tentang ilmu pengetahuan yang baru terungkaap di abad ini.
Kita melihatnya hasil penelitian kebenaran ilmu pengatahuan itu, baru di tahun 1999/2000, oleh Teleskop Ruang Angkasa NASA ditangkap dari “Cat’s Eye Nebula.”, yang merupakan sebuah ledakan bintang 3,000 tahun cahaya jauhnya, yang sebenarnya ilmuan harus menamakan dengan ” MAWAR MERAH atau Red Rose Nebula”, seperti telah diungkap oleh Alquran pada Surat 55, Ar Rahman ayat 33, sejak 14 abad lamanya sebelum teleskop menangkapnya.
Allahu Akbar !!!
Adakah lagi nikmat Allah yang engkau akan mungkiri ???[QS.55,ar-Rahman :38]

ALQURAN BERCERITA MENGENAI GUNUNG-GUNUNG

Bukankah Kami telah menjadikan bumi terbentang dan gunung-gunung itu sebagai PASAK-PASAK?[QS.78,An Naba’:6-7]

Bahwa Gunung-gunung memiliki akar-akar yang menjuntai ke bawah, kata ilm u pengetahuan (sciense).
Ilmu-ilmu pengetahuan bumi modern telah membuktikan bahwa gunung-gunung memiliki akar-akar yang dalam di bawah permukaan tanah.

“Dan Dia telah mengukuhkan gunung-gunung di bumi supaya tidak GONCANG bersama kamu, sungai-sungai dan jalan-jalan, supaya kamu dapat menunjuki dirimu sendiri”[QS.16, An-Nahl:15]

Ilmu pengetahuan modern menyebutkan bahwa “Gunung-gunung memainkan peranan penting dalam membuat kestabilan pada kerak bumi.”
Seperti halnya teori modern mengenai lapisan tektonik menyatakan bahwa gunung-gunung bekerja sebagai stabilisator-stabilisator bagi bumi.
Kaedah ilmu ini baru mulai dipahami dalam kerangka kerja iptek mengenai lapisan tektonik sejak akhir tahun 1960-an.

Allahu Akbar.
Padahal Alquran telah menjelaskan sejelas-jelasnya sejak 14 abad sebelum ilmu pengetahuan membukti hasil researchnya.
Adakah lagi nikmat Allah SWT yang engkau tolak dan dustakan ???

ALQURAN BERKISAH TENTANG PERGERAKAN AWAN

Belumkah kamu melihat bagaimana Allah menggerakkan awan-awan dengan perlahan-lahan, kemudian Dia menggabungkan mereka bersama-sama, kemudian membuat mereka ke dalam satu susunan, dan kemudian engkau melihat hujan turun darinya…[QS.24,An-Nur:43]

Awan-awan ditiup angin.
Awan-awan dalam formasi masif (menggunung) mulai membentuk gumpalan-gumpalan manakala angin telah mendorong.
Gumpalan-gumpalan kecil awan putih itu berjalan menuju suatu area di mana awan-awan itu bertemu dan berkumpul.
Awan-awan itu bergabung.
Kemudian, awan-awan kecil berhimpun, bergabung bersama membentuk awan yang lebih besar.
Kemudian awan bertimbun menyatu lebih besar.
Di kala gumpalan-gumpalan awan-awan kecil telah bergabung bersama, bersama-sama membubung dengan gumpalan awan-awan yang lebih besar, makin ke atas……
Pembubungan ini disebabkan badan awan bertumbuh secara vertikal, sehingga awan tersusun bertingkat-tingkat ke atas…
Ketika titik-titik air dan salju, yang kian lama menjadi terlalu berat di dalam i pembubungan awan itu, sehingga tidak kuat untuk mendukungnya …..,
dari sana mulai turun dari awan itu titik-titik sebagai hujan, dan salju ….
…Dan Dia menurunkan SALJU dari gunung-gunung di langit,
maka Dia menimpakan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan
Dia menghindarkannya dari siapa yang dikehendaki-Nya.
Hampirlah sinar kilat itu menghilangkan penglihatan.
” [QS.24, An-Nur:43]

Ahli-ahli meteorologi telah menemukan bahwa awan-awan yang menggunung, menimbulkan hujan salju, ketika mencapai suatu ketinggian 25.000 hingga 30.000 ft (+/- 6 hingga 8 km) dari permukaan bumi.
Awan-awan menjadi beraliran listrik ketika salju jatuh melalui suatu wilayah dalam awan yang yang berisi serpihan-serpihan jatuh dan kristal-kristal es yang super dingin…
Salju, dengan tegangan yang negatif, jatuh melalui bagian bawah awan, sehingga bagian ini menjadi bermuatan negatif.
Muatan-muatan negatif ini dinetralkan ke tanah sebagai kilat.

Allahu Akbar.
Adakah lagi nikmat Allah yang akan kalian dustakan???
Tigapuluhtiga kali peringatan itu di ulang-ulangkan oleh Allah SWT di dalam Surah Ar Rahman,
“Fa Biayyi aalaai rabbikumaa tukadzdzibaan …!!!!”
MAKA NIKMAT TUHAN KAMU YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN !!!!

Lihatlah juga beberapa referensi tentang Ilmu Pengetahuan yang juga ditemukan di dalam buku-buku penulisan para ahli, antara lain ;

1. The First Three Minutes,a Modern View of the Oringin of the Universe,
Weinberg, Page: 94-105
2. Microsoft Encarta Encyclopedia, 1996
3. Understanding the Earth a new synthesis, G.C. Brown, C.J. Hawkesworth
& C.C. Wilson 1992, Page:12
4. The Earth, Frank Press & Siever, Page: 435
5. The Geological Concept of Mountains in the Qur’an, Page:5
6. The Earth, Frank Press & Siever
7. The Geological Concept of Mountains in the Qur’an, Page:5
8. The Atmosphere, Anthes and others, Page: 435,
and Elements of Meteorology, Miller & Thompson, Page: 141-2
9. Elements of Meteorology, Miller & Thompson, Page: 141
10. Meteorology Today, Ahrens, Page: 437

One comment on “Science dan Tauhidik, Sinyal Alquran menjawab keraguan Ilmu Pengetahuan Alam dan Fisika

  1. […] « BlogMinangkabau’s Weblog Mei 10, 2008, 2:18 pm Diarsipkan di bawah: Komentar Buya Science dan Tauhidik, Sinyal Alquran menjawab keraguan Ilmu Pengetahuan Alam dan Fisika « BlogMinan… Tidak ada Komentar sejauh ini Tinggalkan komentar RSS umpan untuk komentar-komentar dalam […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s